Ekonomi

DPR Ingatkan BPKH Mitigasi Dampak Kurs Rupiah Terhadap Biaya Haji 2026

DPR Ingatkan BPKH Mitigasi Dampak Kurs Rupiah Terhadap Biaya Haji 2026

Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Muhamad Abdul Azis Sefudin mendorong Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH untuk mewaspadai dampak ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi mengganggu stabilitas pembiayaan ibadah haji Indonesia. Menurutnya, berbagai dinamika geopolitik internasional seperti konflik Rusia-Ukraina dan ketegangan di wilayah lain telah memicu fluktuasi nilai tukar yang dapat memengaruhi ketahanan fiskal penyelenggaraan haji.

Azis menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang kini mulai mendekati angka Rp17.000 per dolar AS sebagai tantangan serius. Hal ini dikarenakan seluruh komponen pembayaran operasional haji sangat bergantung pada tiga mata uang utama, yaitu rupiah, riyal Arab Saudi, dan dolar AS, sehingga perubahan kurs sekecil apa pun akan berdampak langsung pada total biaya yang diperlukan.

Oleh karena itu, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mendesak pemerintah dan BPKH segera menyiapkan langkah mitigasi yang efektif guna menjaga stabilitas pembiayaan. Tujuannya adalah untuk memastikan agar pelemahan nilai tukar mata uang tidak menjadi beban finansial tambahan bagi jemaah haji, sehingga biaya yang harus dibayarkan tetap terjangkau dan rasional. Dikutip dari Antaranews.com