Ekonomi

BSI Pastikan Layanan Operasional dan Transaksi di Aceh Sudah Kembali Pulih

BSI Pastikan Layanan Operasional dan Transaksi di Aceh Sudah Kembali Pulih

PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI mengumumkan bahwa seluruh layanan operasional dan transaksi perbankan di wilayah Aceh yang terdampak bencana telah pulih sepenuhnya. Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyatakan bahwa sebanyak 145 kantor cabang di Aceh kini telah beroperasi seratus persen sebelum penutupan tahun 2025. Area yang telah aktif kembali meliputi Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Meulaboh, termasuk pemulihan layanan ATM yang kini mencapai delapan puluh empat persen.

Selain kantor cabang, BSI mengoptimalkan hampir sembilan belas ribu agen di seluruh pelosok Aceh untuk melayani kebutuhan masyarakat. Perseroan juga mengerahkan unit mobil kas keliling dan mempercepat relokasi mesin ATM di titik-titik krusial seperti Aceh Tamiang dan Langsa untuk mempermudah akses uang tunai. Langkah ini didukung dengan pembaruan perangkat teknologi informasi secara masif guna menggantikan peralatan yang rusak akibat bencana.

Untuk memastikan pelayanan tetap prima, BSI membentuk tim khusus atau task force yang didatangkan dari wilayah Medan dan Jakarta. Tim ini ditugaskan untuk membantu operasional di wilayah yang terdampak paling parah agar kebutuhan transaksi nasabah tetap terpenuhi. Upaya pemulihan menyeluruh ini menjadi komitmen BSI dalam menjaga stabilitas layanan perbankan syariah dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana di Aceh. Dikutip dari Antaranews.com