Nasional

Antisipasi Macet Ramadan, Pramono Anung: Jam Padat Bergeser ke Sore Hari

Antisipasi Macet Ramadan, Pramono Anung: Jam Padat Bergeser ke Sore Hari

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi pergeseran pola kemacetan selama bulan Ramadan. Berdasarkan hasil pemantauan, kepadatan lalu lintas pada pagi hari diprediksi akan mundur dari biasanya pukul enam atau tujuh pagi menjadi pukul delapan hingga sembilan pagi. Fokus utama pengaturan lalu lintas akan diarahkan pada jam-jam sore hari yang menjadi titik kritis karena mobilitas warga meningkat tajam menjelang waktu berbuka puasa.

Untuk menangani hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi secara intensif dengan Polda Metro Jaya dan menginstruksikan Dinas Perhubungan guna melakukan manajemen rekayasa lalu lintas. Langkah teknis yang disiapkan meliputi pengaturan lampu pengendali lalu lintas serta penempatan personel di berbagai titik rawan kemacetan. Koordinasi ini dilakukan agar perubahan pola mobilitas masyarakat tetap terkendali dan meminimalisir hambatan di jalan raya selama bulan suci.

Pramono menegaskan bahwa pengendalian lalu lintas ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya menjaga produktivitas dan kenyamanan warga Jakarta. Sinergi lintas instansi diharapkan mampu meredam lonjakan kendaraan yang terjadi secara bersamaan saat sore hari. Dengan persiapan yang matang, pemerintah optimistis mobilitas warga tetap lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah dengan lebih nyaman tanpa terkendala kemacetan parah. Dikutip dari Metrotvnews.com