Nasional

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BMKG Umumkan Peringatan Siklon Tropis Senyar

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BMKG Umumkan Peringatan Siklon Tropis Senyar

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait Siklon Tropis Senyar yang mendekati wilayah Indonesia. Siklon ini terdeteksi bergerak ke arah barat menuju daratan Aceh sejak 26 November.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kondisi ini akan meningkatkan suplai air di perairan hangat Selat Malaka, memicu pembentukan awan hujan lebat di wilayah utara Sumatra. Siklon Tropis Senyar saat ini berpusat di sekitar $5.0^\circ$ LU dan $98.0^\circ$ BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai $80$ km/jam.

Siklon Tropis Senyar: Ancaman Hujan Ekstrem

Siklon Tropis Senyar, yang tumbuh dari Bibit Siklon 95B di Selat Malaka, berpotensi menimbulkan hujan sangat lebat hingga ekstrem disertai angin kencang.

Terbentuknya siklon tropis di Aceh tergolong fenomena yang jarang karena sangat dekat dengan garis khatulistiwa. Namun, Senyar terbentuk tepat pada ambang batas minimal ($5.0^\circ$ LU) didukung oleh faktor seperti suhu permukaan laut Selat Malaka yang hangat, kelembapan udara yang tinggi, dan struktur angin yang relatif stabil.

Indikasi Pemanasan Laut Global

Research Center for Climate Change Universitas Negeri Padang berpendapat bahwa pola cuaca yang tidak biasa ini diduga kuat merupakan akibat dari pemanasan laut global. Fenomena ini mengindikasikan bahwa pola cuaca di kawasan tropis kini semakin dinamis, memperluas area pertumbuhan siklon.

Wilayah Waspada Bencana Hidrometeorologi

Masyarakat di sejumlah wilayah diminta untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam 2-3 hari ke depan.

Wilayah yang diimbau untuk siaga penuh meliputi:

  • Aceh
  • Sumatra Utara (Sumut)
  • Kepulauan Riau
  • Riau
  • Sumatra Barat (Sumbar)

Hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem berpotensi terjadi di Aceh dan Sumatra Utara. Sementara itu, hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sebagian Sumatra Barat dan Riau. Dikutip dari RRI.co.id