Semarang – Komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat terus diwujudkan oleh PT. Jasa Raharja Cabang Semarang melalui Penanggung Jawab (PJ) Samsat Semarang II. Pada Kamis, 5 Februari 2026, Aditya Ginanjar Indrasakti selaku PJ Samsat Semarang II melaksanakan kunjungan kerja ke Samsat Corporate Polines yang berlokasi di Politeknik Negeri Semarang (Polines), Kota Semarang.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat sinergi pelayanan Samsat di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya dalam memberikan kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bagi sivitas akademika. Keberadaan Samsat Corporate di area kampus dinilai sebagai solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang menginginkan layanan cepat, praktis, dan mudah diakses tanpa harus datang ke kantor Samsat induk.
Dalam kegiatan tersebut, PJ Samsat Semarang II melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas titik layanan (outlet) Samsat Corporate Polines, mulai dari kesiapan petugas, alur pelayanan, hingga tingkat pemanfaatan layanan oleh mahasiswa dan staf kampus. Evaluasi ini juga sekaligus menjadi sarana penguatan koordinasi antara PT. Jasa Raharja dan pihak Polines agar layanan yang diberikan semakin adaptif terhadap kebutuhan pengguna.
PJ Samsat Semarang II, Aditya Ginanjar Indrasakti, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pendekatan pelayanan berbasis kampus memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi kemudahan layanan, tetapi juga sebagai media edukasi publik.
“Kampus merupakan ruang yang sangat efektif untuk menanamkan kesadaran tertib administrasi sejak dini. Melalui Samsat Corporate di Polines, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa dan tenaga pendidik mendapatkan akses layanan yang mudah sekaligus pemahaman tentang pentingnya kewajiban pajak kendaraan bermotor,” ujar Aditya.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang Semarang, Manggala Aji Mukti, menyampaikan bahwa penguatan layanan berbasis institusi pendidikan merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat.
“Kami melihat kampus sebagai mitra strategis dalam membangun budaya tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas. Layanan Samsat Corporate ini bukan hanya soal kemudahan transaksi, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang sadar hukum, taat pajak, dan peduli keselamatan,” ungkapnya.
Selain evaluasi layanan, kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum sosialisasi kepatuhan pajak kepada mahasiswa. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran taat pajak sejak dini serta mengedukasi pentingnya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sebagai bentuk perlindungan dasar bagi pengguna jalan, termasuk mahasiswa dan staf kampus yang aktif bermobilitas.
Melalui sinergi antara PT. Jasa Raharja dan Politeknik Negeri Semarang, Samsat Corporate Polines diharapkan tidak hanya menjadi titik layanan administratif, tetapi juga pusat literasi publik tentang pajak kendaraan dan keselamatan berlalu lintas. Kehadiran layanan ini mencerminkan upaya konkret PT. Jasa Raharja dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya melayani, tetapi juga mendidik dan membangun kesadaran masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan pendekatan berbasis edukasi dan kolaborasi, PT. Jasa Raharja optimistis layanan Samsat di lingkungan kampus akan semakin diminati dan mampu berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang lebih tertib administrasi, sadar hukum, serta peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.
