Daerah

Waspada! Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Waspada! Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi, Masyarakat Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Jakarta – Badan Geologi melaporkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Semeru saat ini masih berada pada Level III atau status Siaga. Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan bahwa aktivitas tinggi ini ditandai dengan kejadian awan panas guguran yang berulang ke arah Besuk Kobokan dengan jarak luncur mencapai 5.000 meter dari puncak.

Data pemantauan pada 14 Januari 2026 menunjukkan adanya dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur serupa. Selama periode sepekan terakhir, aktivitas kegempaan didominasi oleh gempa letusan, guguran, dan embusan yang menandakan masih adanya suplai magma dari bawah permukaan gunung. Meskipun pola deformasi cenderung stabil, sistem vulkanik dinilai masih rentan terhadap peningkatan tekanan.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah dan dilarang memasuki sektor tenggara sejauh 13 kilometer hingga 17 kilometer di sepanjang aliran Besuk Kobokan. Selain itu, warga diimbau mewaspadai potensi lahar dingin di sungai-sungai yang berhulu di puncak Semeru. Hingga Kamis siang, petugas mencatat telah terjadi 35 kali gempa letusan serta beberapa gempa guguran dan vulkanik. Dikutip dari RRI.co.id