Ekonomi

Antisipasi Lonjakan Mudik, Pelni Koordinasi dengan BPH Migas Tambah Kuota BBM 2026

Antisipasi Lonjakan Mudik, Pelni Koordinasi dengan BPH Migas Tambah Kuota BBM 2026

Bitung, Sulawesi Utara – Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani menyatakan kesiapan perusahaan untuk mengajukan penambahan kuota BBM subsidi guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Pengajuan tambahan ini rutin dilakukan setiap memasuki masa puncak penumpang melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan BPH Migas. Langkah strategis ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas pelayaran yang biasanya mencapai titik tertinggi pada periode dua minggu sebelum hingga dua minggu sesudah hari raya.

Kebutuhan BBM diperkirakan akan meningkat dari rata-rata reguler 17.000 kiloliter menjadi sekitar 21.000 kiloliter per bulan selama masa mudik. Peningkatan konsumsi tersebut disebabkan oleh adanya deviasi rute kapal dan penambahan frekuensi perjalanan untuk melayani pelabuhan yang padat penumpang. Pelni juga akan melakukan pergeseran armada dari wilayah timur untuk membantu mengangkut penumpang di wilayah tengah dan barat Indonesia yang diprediksi akan mengalami kepadatan luar biasa.

Manajemen Pelni berencana menyerahkan usulan resmi terkait penambahan kuota ini kepada BPH Migas pada awal Februari 2026. Pihak perusahaan optimistis usulan tersebut akan mendapat dukungan penuh demi menjamin ketersediaan energi selama masa angkutan Lebaran. Dengan pengajuan yang dilakukan lebih awal, diharapkan seluruh operasional kapal penumpang dapat berjalan optimal tanpa kendala pasokan bahan bakar sehingga masyarakat dapat mudik dengan nyaman dan lancar. Dikutip dari Antaranews.com