Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera mengambil tindakan nyata dalam memulangkan sekitar 600 Warga Negara Indonesia yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kamboja. Ia menegaskan bahwa kasus ini merupakan persoalan serius yang menyangkut keselamatan nyawa serta hak asasi manusia, sehingga pemerintah tidak boleh menganggap remeh atau membiarkan situasi ini berlarut-larut tanpa kepastian.
Oleh Soleh meminta Kementerian Luar Negeri untuk bekerja lebih keras dalam memaksimalkan jalur diplomasi dengan Pemerintah Kamboja demi membebaskan para WNI yang terjebak. Selain upaya diplomatik di kancah internasional, ia juga menginstruksikan pentingnya penguatan koordinasi lintas instansi di dalam negeri. Sinergi antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, kepolisian, dan lembaga terkait lainnya sangat dibutuhkan agar proses pemulangan dapat berjalan dengan cepat, terorganisir, dan tuntas hingga para korban kembali ke tanah air. Dikutip dari RRI.co.id
