Daerah

Simulasi Tanggap Darurat LRT Jabodebek, KAI Tingkatkan Kesiapan Operasional

Simulasi Tanggap Darurat LRT Jabodebek, KAI Tingkatkan Kesiapan Operasional

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar simulasi tanggap darurat LRT Jabodebek di Stasiun Harjamukti, Sabtu (29/11/2025) dini hari. Kegiatan ini melibatkan seluruh personel LRT serta pemangku kepentingan seperti Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta serta Pemerintah Kota Depok untuk mengevaluasi kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Simulasi menggabungkan dua skenario utama, yaitu penanganan kebakaran dan evakuasi penumpang di stasiun, serta gangguan rangkaian LRT di jalur yang memerlukan evakuasi terpadu. Petugas dipantau dalam pemindahan penumpang dari kereta terganggu ke kereta penolong sesuai prosedur. Latihan ini bertujuan menilai efektivitas komunikasi dan pembagian tugas antar tim, sekaligus memperbaiki prosedur dan meningkatkan kecepatan respons.

Vice President Operation LRT Jabodebek Chomsa Hidayat menyatakan simulasi ini sebagai bukti komitmen KAI terhadap keselamatan pengguna. Menurutnya, kedua skenario yang dipilih termasuk skenario terberat dan dipersiapkan sejak dini, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Simulasi ini merupakan bagian dari agenda rutin KAI. Latihan besar dilakukan minimal sekali setahun, sementara skala kecil dijalankan setiap tiga hingga enam bulan. KAI menekankan pentingnya latihan ini untuk memastikan keselamatan operasional dan kelancaran perjalanan penumpang.

Manager Public Relation LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono menambahkan, evaluasi hasil latihan akan digunakan untuk menyempurnakan prosedur penanganan darurat agar pengguna dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan andal setiap hari. Dikutip dari RRI.co.id