Jakarta – Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menyatakan Polri siap beradaptasi dan berubah setelah masyarakat lebih banyak melapor ke pemadam kebakaran (Damkar) dibanding polisi.
Jimly menyebut pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menunjukkan keseriusan Polri untuk memperbaiki layanan publik. Hal ini juga tercermin dari pembentukan Komisi Transformasi Internal yang aktif mengikuti rapat Komisi Percepatan Reformasi Polri.
Selama tiga bulan ke depan, Komisi Reformasi Polri akan menyerap aspirasi publik melalui audiensi untuk menentukan arah kebijakan reformasi kepolisian, yang ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026.
Jimly meminta masyarakat tetap optimistis karena perbaikan layanan Polri akan segera dilakukan. Fenomena masyarakat lebih memilih melapor ke Damkar juga dikomentari Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang menilai masyarakat merasa lebih aman dan tidak takut saat berinteraksi dengan Damkar.
Yusril menekankan pentingnya Polri menciptakan kesan mengayomi dan melindungi, bukan menimbulkan rasa takut. Dikutip dari Antaranews.com
