Nasional

Program Gentengisasi Prabowo, Mendagri Lepas 125 Truk Bantuan

Program Gentengisasi Prabowo, Mendagri Lepas 125 Truk Bantuan

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melepas 125 truk pengangkut 500 ribu keping genteng untuk mendukung Program Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto. Pelepasan ratusan truk tersebut berlangsung di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (2/10). Tito mengatakan program tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo untuk mendorong penggunaan genteng pada rumah masyarakat sekaligus menggerakkan industri genteng dalam negeri, khususnya produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM.

Mendagri menjelaskan Program Gentengisasi bertujuan meningkatkan penggunaan genteng di rumah masyarakat karena dinilai memiliki sejumlah keunggulan, termasuk mampu menahan panas dan meredam suara saat hujan. Berdasarkan data yang disampaikannya, sekitar 57 persen rumah di Indonesia saat ini menggunakan genteng, sedangkan sisanya masih memakai material seperti seng dan asbes. Jawa Barat menjadi salah satu wilayah dengan penggunaan genteng yang tinggi, yakni sekitar 87 persen rumah, sehingga Tito mendorong produk genteng dari sentra produksi seperti Purwakarta untuk dipasarkan ke daerah lain, termasuk Sumatera. Menurutnya, peningkatan permintaan genteng juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi produsen, penjual, hingga sektor transportasi.

Sebanyak 125 truk genteng tersebut mengangkut produk yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan akan didistribusikan ke sejumlah wilayah di Jawa Barat untuk mendukung Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Genteng yang dikirim merupakan produk UMKM dari Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Tito berharap Program Gentengisasi yang menjadi arahan Presiden Prabowo dapat menggerakkan kembali sentra industri genteng di berbagai daerah, seperti Purwakarta, Majalengka, Kebumen, dan Yogyakarta, sekaligus mendukung penyediaan rumah yang lebih nyaman bagi masyarakat. Dikutip dari Antaranews.com